Home. Powered by Blogger.
RSS

ANALISA PERKEMBANGAN PUBLIC RELATIONS DI MASA DEPAN

Pernah terpikir bagaimana peran seorang Humas di masa depan akan berjalan...
Fungsi Humas/Public Relations sebagai penghubung untuk publik internal maupun eksternal di masa sekarang menjadi fenemona yang sangat ramai diperbincangkan, sebagai ilmu baru, hubungan masyarakat atau public relations dianggap akan menjadi sebuah profesi yang menjanjikan dan layak diganjar salary tinggi.
PR  di masa depan akan sangat berpengaruh dan menjadi pion terdepan untuk sebuah perusahaan, bukan hanya itu kelangsungan sebuah perusahaan akan sangat ditentukan oleh handalnya strategi seorang PR dalam membentuk citra perusahaan.
Di masa yang akan datang terpengaruh oleh kemajuan teknologi dan segala sesuatu yang sudah serba digital, peran PR pun akan beralih bukan hanya menjadi penghubung antar individu secara face to face tetapi menjadi E-PR yang berbasis elektronik, PR harus pro-aktif di semua social media untuk membentuk citra perusahaan tempat dia bekerja. PR menjadi orang yang harus selalu aktif melakukan promosi dan kampanye tentang programnya di internet seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan yang utama adalah website perusahaan itu sendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS PERTEKOM

SOAL :

  1. Berapa jumlah media massa yang dikuasai Ruppert Murdoch?
  2. Bagaimana teknologi komunikasi mendukung kerja korporasi di berbagai negara secara terpisah?
  3. Berapa banyak korporasi media massa di Indonesia?
  4. Unsur persaingan bisnis yang sekarang dilakukan media massa adalah





JAWABAN :


    1.   Rupert Murdoch membangun kerajaan bisnis medianya dengan nama News Corporations, salah satu perusahaan media terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Perusahaan yang dimiliki NewsFOX dan Harper Collins di Amerika Serikat dan BSkyB di Britania Raya. Ia sebelumnya merupakan warga negara Australia, namun kemudian secara resmi menjadi warga negara Amerika Serikat terkait dengan keberadaan bisnisnya di negara Paman Sam tersebut.
    Berikut sejarah perkembangan bisnis media yang dibangun Rupert Murdoch dengan cara mengakuisisi beberapa perusahaan di seluruh dunia yang digabungkan ke dalam induk perusahan News Corporation miliknya.
    News Corporation adalah perusahaan publik yang dipegang oleh Rupert Murdoch. Didirikan pada tahun 1979 di Australia, perusahaan ini dipindahkan ke Amerika Serikat pada tahun 1980. Perrusahaan ini memiliki ribuan media massa, seperti pesaing globalnya, General Electric.
    Fox News Channel adalah saluran berita terkini yang dikemas cermat oleh Fox Broadcasting Company. Dirintis oleh Rupert Murdoch, saluran ini didirikan pada tanggal 7 Oktober 1996, dengan bantuan dari CBS, NBC dan ABC.
    20th Century Fox, kependekan dari Twentieth Century Fox Film Corporation, adalah salah satu studio film utama, terletak di Century City, California, Amerika Serikat, persis di barat Beverly Hills. Studio ini merupakan anak perusahaan News Corporation, konglomerat media yang dikuasai oleh Rupert Murdoch.
    Perusahaan ini merupakan hasil dari penggabungan dua perusahaan, Fox Film Corporation didirikan oleh William Fox pada 1914, dan Twentieth Century Pictures, dimulai pada 1933 oleh Darryl F. Zanuck, Joseph Schenck, Raymond Griffith dan William Goetz.
    The Times adalah surat kabar harian yang diterbitkan di Inggris Raya sejak tahun 1785, ketika itu masih dikenal dengan nama The Daily Universal Register.
    Surat kabar ini dan saudaranya The Sunday Times diterbitkan oleh Times Newspapers Limited, yang merupakan bagian dari News International. News International dimiliki secara keseluruhan oleh kelompok News Corporations, yang dipimpin oleh Rupert Murdoch.
    The Times adalah nam asli dari surat kabar ini, dan meminjamkan namanya pada berbagai surat kabar di beberapa penjuru dunai, seperti The New York Times, The Times of India, dan The Irish Times. Untuk lebih khusus, jika diterbitkan untuk daerah di luar UK sebagai London Times. Surat kabar ini aslinya mempergunakan jenis huruf Times New Roman, yang dikembangkan oleh Stanley Morison dari The Times bekerjasama dengan Monotype Corporation yang sudah terkenal akan percetakannya. 

    2.    Dengan berkembangnya teknologi maka kita dapat bekerja dengan partner kita walaupun kita tidak berada di satu tempat atau ruangan yang sama. Contohnya adalah Goal.com yang jurnalisnya tersebar di beberapa Negara. Server yang terletak di satu Negara mempermudah akses para karyawanna untuk menginput data yang kemudian diolah dan outputnya adalah seperti yang kita lihat pada tampilan websitenya.

    3.  Korporasi media massa di Indonesia ada 3, yaitu :
         a. media cetak
         b. media penyiaran
        c. new media, sebuah media yang memfasilitasi interaksi antar pengirim dan penerima identik dengan teknologi yang memanfaatkan internet, sehingga memunculkan suatu istilah baru yang sering disebut dengan jurnalisme online.
     Gaya hidup yang serba instan membuat masyarakat tidak memiliki lagi waktu luang untuk sekadar membaca koran atau pun menonton televisi. Peluang inilah yang dilihat sebagai selera pasar bagi pemilik media. Para pemilik media mulai membuat afiliasi bagi medianya. Akhirnya muncullah media online yang sebenarnya merupakan korporasi dari media cetak maupun media penyiaran yang telah ada sebelumnya.
    Meskipun tidak semua media online merupakan hasil korporasi media, namun tidak dapat dipungkiri jika kehadiran media online yang berafiliasi dengan media lain memang lebih banyak bila dibandingkan dengan yang tidak. Media online yang berdiri sendiri antara lain adalah lintas.me.Sedangkan yang berafiliasi dengan media lain terdapat  kompas.com, detik.com, metrotvnews.com, tempo.co dan masih banyak lagi. Indonesia memiliki jumlah stasiun radio dan TV terbesar kedua setelah Cina. Negeri ini punya satu TV publik, 10 TV swasta nasional, 70 TV swasta lokal, dua TV kabel, satu TV satelit dan lebih dari 1.800 stasiun radio.


    4. Unsur persaingan media massa pada saat ini ada pada periklanan dan media online. Media massa berlomba lomba membuat acara hiburan sekreatif mungkin agar banyak perusahaan lain yang mengiklankan produknya pada media massa tersebut, sehingga berimbas pada pendapatan media massa tersebut yang meningkat.

       Selain di bidang periklanan, media massa saat ini pun bersaing dalam bidang media online, karna tidak bias dipungkiri bahwa teknologi yang semakin maju menuntut kecepatan dan keakuratan informasi untuk masyarakat banyak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DAMPAK POSITIF GLOBALISASI


  1. Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.
  2. Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
  3. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik. 
  4. Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik. 
  5. Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri. 
  6. Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan kehidupan manusia. 
  7. Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi). 
  8. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan. 
  9. Berkembangnya turisme dan pariwisata. 
  10. Meningkatkan pembangunan negara.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS